Perempuan dengan magisnya
Sejak bersenda gurau denganmu Kamu mahir memainkan kata demi kata Malam itu terasa sangat candu Perempuan dengan magisnya, nyaman bercerita Rentetan waktu telah kita habiskan Seandainya kita bertemu di lain waktu Aku ingin banyak bercengkrama denganmu Tambah porsi kedua, ketiga entah memang sengaja agar bisa lebih lama dari biasanya Magismu meluluhlantakan persepsi tentang stranger Tidak asik, terlalu kaku, berkomunikasi tidak nyambung Nyatanya, kamu menepis semua stigma yang ada Teruntuk perempuan dengan magisnya, kamu istimewa Tetaplah selalu menjadi yang memberikan kenyamanan Bukan karna kamu punya segalanya Bukan karena kamu impian setiap pria Melainkan, kamu perempuan pembawa pelita Menemani suka dan duka Penerang suram sukma