Di hari kepergianmu
Kamu beranjak...
Beberapa saat setelah aku melihat fajar
Kamu menghapus jejak kita
Setelah aku merakit sampan untuk mengarungi kehidupanmu
Di hari kepergianmu..
Senyummu, adalah hal yang paling aku rindukan
Lukisan milik sang putri raja yang paling indah
Di hari kepergianmu..
Aku memeras air mata yang kusajikan dalam secangkir gelas saat perjamuan makan malam
Untuk ku minum habis agar aku merasakan perayaan mati rasa
Puisi-puisi telah kehilangan baitnya
Aku telah kehilangan nyawa
Dan kamu telah kehilangan sang raja
Cerita kita t'lah jadi derita
Ini semua mungkin lebih sadis dari semua cerita romansa
Kepergianmu kamu, meninggalkan tanda tanya yang sekaligus menganga
Tapi kamu terkenang abadi
Di hati ini kamu jadi juaranya
Dalam remang, aku menjadi sunyi
Dan kita tidak akan pernah lagi bercengkrama
Komentar
Posting Komentar