jauh dari mu
ruang menyusut, meninggalkan kamu dalam kenangan
dan aku di luar melihat matahari terbenam, tapi angin bernapas lebih keras
menerbangkan puisi-puisi namamu dalam ingatan, ke mana? tanyamu. aku sudah terlanjur beranjak sebelum berpamitan
mungkin di suatu hari baik nanti, kamu akan menemukan aku
aku tetap menuliskan namamu dalam puisi abadiku, tetapi tidak akan pernah kamu temui sebagai sosok nyata
atau mungkin kamu memang tidak akan pernah melihatku sampai di titik terendahmu
Komentar
Posting Komentar